Ilmuwan yakin vaksin virus Zika siap dalam enam bulan

Sumber gambar, AP
Para ilmuwan di Amerika Serikat mengatakan vaksin untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh virus Zika akan siap diujicobakan ke manusia bulan Agustus atau September tahun ini.
Penelitian ini dilakukan di National Institute of Allergy and Infectious Diseases di Maryland, yang juga menjadi tempat pengembangan vaksin antivirus Ebola.
Diduga kuat virus ini disebarkan oleh nyamuk dan virus ini juga dikaitkan dengan kelahiran bayi yang tidak normal, berupa kepala yang kecil dan sel otak yang tidak berkembang dengan baik.
Penyebaran virus ini dihubungkan dengan <link type="page"><caption> meningkatnya kasus microcephaly</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/02/160215_dunia_brasil_zika_microcephaly" platform="highweb"/></link> yang dialami bayi-bayi yang baru lahir di Amerika Selatan.
Para ilmuwan ini mengharapkan bahwa vaksin itu sendiri siap untuk diedarkan secara luas ke masyarakat sebelum tahun 2018.
Kordinasi luar biasa

Sumber gambar, Reuters
Profesor Trudi Lang dari Universitas Oxford yang membidangi Global Health Research at the Centre for Tropical Medicine mengatakan pengembangan dan penyebaran vaksin secepat itu membutuhkan kordinasi luar biasa.
"Biasanya diperlukan 15 tahun untuk mengembangkan satu jenis vaksin, dan dilakukan secara tahap demi tahap yang lambat."
Menurut Profesor Lang, sesudah tahap rancangan, vaksin memerlukan uji coba fase pertama sebelum uji coba di lapangan.
"Mereka juga perlu memproduksinya dan memperhitungkan harganya supaya bisa terjangkau secara global," kata Lang lagi.
Selain di Brasil, <link type="page"><caption> virus Zika sudah menyebar ke 20 negara di benua Amerika</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/dunia/2016/01/160125_majalah_zika" platform="highweb"/></link>.









