Kepala patung Hindu berusia ratusan tahun kembali ke Kamboja

Kepala patung Harihara diambil Prancis 130 tahun lalu.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Kepala patung Harihara diambil Prancis 130 tahun lalu.

Sebuah museum di Prancis mengembalikan kepala sebuah patung dewa Hindu buatan abad ke-7 ke Kamboja. Kepala patung tersebut diambil Prancis 130 tahun lalu pada masa penjajahan.

Pengembalian dilakukan Museum Guimet di Paris setelah pemerintah Kamboja meminta karya ratusan tahun itu dipulangkan. Kepala patung yang melambangkan Dewa Vishna dan Siva tersebut kemudian secara resmi dipasang pada Kamis (21/1).

Juru bicara Kementerian Kebudayaan Kamboja mengatakan pemasangan kepala patung terasa ‘seperti menghubungkan kembali jiwa warisan nasional kami’.

“Menurut kebudayaan Khmer, pemasangan kembali ini adalah lambing kesejahteraan,” ujar Wakil Perdana Menteri Sok An, di Museum Nasional Kamboja.

Pemasangan kepala patung dilakukan di Museum Nasional Kamboja.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Pemasangan kepala patung dilakukan di Museum Nasional Kamboja.

Patung dewa yang disebut Harihara itu tadinya berdiri tegak di Kuil Phnom Da di Provinsi Takeo. Namun, pada 1886, kepalanya dicopot dan dibawa ke Prancis.

Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah Kamboja giat meminta artefak-artefak yang diambil negara-negara lain tanpa izin. Upaya itu berhasil setelah sejumlah patung dikirim kembali ke Kamboja oleh museum-museum di America Serikat dan seorag kolektor di Norwegia.