#TrenSosial: Mengapa Anda harus lebih seperti Bill?

Sumber gambar, Eugeniu Croitoru
Siapa Bill? Yang jelas bukan Bill Gates, Bill Clinton, atau Bill Cosby. Berkenalanlah dengan Bill, stick man yang prilaku baiknya banyak disebar di internet.
"Jadilah seperti Bill," tulis sebuah meme yang disebar di Facebook, diikuti dengan nasihat tentang bagaimana seharusnya bersikap di dunia maya atau bagaimana menjawab pertanyaan lain terkait etika modern.
Bill terlalu sopan untuk memberi tahu Anda secara langsung. Dia dengan bijak memberi contoh. Namun pesannya jelas dan kadang sangat lucu.
Gambar itu pertama kali tersebar di internet tahun lalu, tetapi menjadi sangat populer di Januari, didorong oleh laman Facebook bernama "Be Like Bill" atau "Jadilah Seperti Bill" - yang kini telah diberi jempol hampir sebanyak 1,25 juta kali.
Ini contoh-contohnya:

Sumber gambar, Eugeniu Croitoru

Sumber gambar, Eugeniu Croitoru
BBC Trending bertanya pada Eugeni Croituru yang mengelola laman itu, "Apakah Anda seperti Bill?"
"Tidak, Bill lebih baik dari saya," kata Croituru, yang tinggal di Milan dan menggambar kartun itu dengan koleganya Debabrata Nath.
Croituru mendeskripsikan dirinya sebagai "pengusaha internet". Dia belum mengambil keuntungan dari konsep ini, tetapi dia berharap bisa melakukannya di masa depan.
"Idenya adalah sederhana. Bill bisa menjadi siapa saja yang pintar, memiliki pikiran sehat, dan tidak melakukan hal-hal yang menyinggung. Anda juga menyadari bahwa Bill bisa menjadi seseorang yang menertawakan dirinya sendiri dan bercanda juga tentang orang lain," jelasnya.
Meme ini cukup sukses dan akhirnya dibuat versi-versi lain oleh orang di berbagai negara.
Di negara-negara Arab, dia adalah "Bilal" atau "Bashir".
Di Malaysia, dia bernama Rashid dan bagi orang berbahasa Spanyol dia bernama Jose.

Sumber gambar, Eugeniu Croitoru
Walau banyak versi Bill membahas masalah etika online, beberapa di antaranya juga membahas masalah politik.
Satu gambar misalnya mengandaikan Bill sebagai Presiden Suriah Bashar al-Assad, dan membalikkan lelucon dengan mengatakan "saya tidak ingin seperti dia."
Dan sekarang sentimen menolak Bill sedang ramai, dengan sebuah laman mencoba menjatuhkannya. Bill arogan, kata laman itu, seorang yang narsis dan sombong yang terlalu cepat untuk memaksakan aturan ketat pada orang lain.









