Perempuan 'lebih mungkin' masuk universitas di Inggris

universitas

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Anak muda di London 40% lebih mungkin memasuki universitas dibandingkan Inggris barat daya atau timur laut.

Perempuan diperkirakan 35% lebih mungkin masuk ke universitas dibandingkan pria di Inggris, yang merupakan perbedaan terbesar sampai sejauh ini, menurut data tahunan mahasiswa baru.

Layanan universitas Inggris, <link type="page"><caption> UCAS mengatakan pada musim gugur ini jumlah mahasiswa yang masuk perguruan tinggi mencapai rekor tertinggi yaitu 532.300 orang</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/01/150130_pendidikan_universitas_inggris" platform="highweb"/></link>.

Tetapi terjadi perbedaan per wilayah yang besar, yaitu anak muda di London memiliki kemungkinan 40% lebih untuk masuk universitas dibandingkan penduduk di Inggris barat daya atau timur laut.

Situasi itu, menurut pimpinan UCAS, Mary Curnock Cook, memperlihatkan bahwa pria kulit putih yang miskin sekarang ini seharusnya menjadi pusat perhatian usaha peningkatan masuk universitas.

Data tahunan UCAS memperlihatkan gambaran menyeluruh pendaftaran universitas yang dimulai pada musim gugur 2015, dengan peningkatan sebesar 3% dibanding tahun lalu.

Pencabutan batas jumlah mahasiswa membuat universitas bersaing untuk mendapatkan mereka dan tingkat masuk mahasiswa menunjukkan tahun ini calon mahasiswa lebih mudah masuk ke universitas terbaik dengan nilai yang agak lebih rendah.

Data tahunan juga menunjukkan lebih banyak orang yang masuk universitas Inggris dibanding masa lalu, termasuk peningkatan mahasiswa asal Inggris dan luar negeri.