Perusahaan teknologi diminta saring muatan radikal

Eric Schmidt

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Eric Schmidt meminta perusahaan-perusahaan teknologi lebih aktif menyaring muatan radikal di internet.

Bos Google, Eric Schmidt, mendesak perusahaan-perusahaan teknologi membuat "mekanisme penyaringan" untuk mencegah penyebaran muatan-muatan radikal atau ekstrem di internet.

Melalui tulisan di The New York Times, Schmidt mengatakan penyaringan secara otomatis akan membantu "mendinginkan ketegangan di media sosial" dan "mencegah video diunggah atau disebar di internet".

Ia menulis bahwa seiring dengan makin berkembangnya internet, tantangan yang dihadapi juga semakin besar, seperti ancaman terhadap kebebasan berpendapat dan pemanfaatan internet untuk kegiatan terorisme.

Schmidt mengatakan perusahaan-perusahaan teknologi bisa mengembangkan piranti dan temuan baru untuk mencegah ancaman ini.

Artikel Schmidt diterbitkan setelah bakal calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat, Hillary Clinton, meminta perusahaan-perusahaan teknologi di Amerika membantu menangkal terorisme, lebih khusus lagi untuk menghadapi kelompok yang menamakan diri Negara Islam (ISIS).

Perdebatan tentang upaya mengatasi terorisme kembali mengemuka di Amerika menyusul penembakan di San Bernardino, pekan lalu, yang menewaskan 14 orang oleh satu pasangan Muslim yang oleh FBI dikatakan telah mengalami radikalisasi.