Astronaut Inggris siap meluncur ke stasiun antariksa

Tim Peake (kiri) akan terbang dengan Yuri Malenchenko (tengah) dan Tim Kopra (kanan).

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Tim Peake (kiri) akan terbang dengan Yuri Malenchenko (tengah) dan Tim Kopra (kanan).

Astronaut Inggris, Tim Peake, mengungkapkan dirinya siap terbang ke ruang angkasa untuk pertama kalinya.

Misi ini sekaligus mewujudkan mimpi masa kecil Peake, setelah dua setengah tahun mendapat pelatihan intensif.

Mantan pilot uji pesawat militer tersebut telah lulus ujian praktik akhirnya dan siap untuk menjalankan tugas ke Stasiun Ruang Angkasa Internasional, 15 Desember mendatang.

Bersama dengan komandan misi asal Rusia, Yuri Malenchenko dan astronaut NASA, Tim Kopra, Peake akan berada di orbit selama 170 hari, untuk melakukan lebih dari 250 eksperimen yang sebagian besar berhubungan dengan tubuh mereka sendiri.

Eksperimen tersebut di antaranya adalah penelitian tentang sistem imun manusia dan proses penuaan.

“Pelontaran saat berada di roket, keluar dari atmosfir bumi dan melayang-layang tanpa beban tubuh adalah hal-hal penting yang ingin saya rasakan saat misi ini,” ungkap Peake kepada BBC, di pusat pelatihannya di sebuah hutan bersalju di Moskow, Rusia.

Di tempat itu pula Yuri Gagarin, manusia pertama yang terbang ke ruang angkasa, dilatih setengah abad lalu.

Latihan keadaan darurat

Akhir pekan lalu, ketiga astronaut menjalani pelatihan “sangat melelahkan”, termasuk berhimpitan selama enam jam di replika Soyuz, kapsul yang akan menerbangkan mereka ke ruang angkasa.

Tim Peake dilatih di tempat Yuri Gagarin dilatih setengah abad yang lalu.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Tim Peake dilatih di tempat Yuri Gagarin dilatih setengah abad yang lalu.

“Ada latihan keadaan darurat untuk mengetahui apa prosedur yang perlu diambil untuk menyelamatkan diri dan mengamankan pesawat,” ujar pelatih Georgy Pirogov, sembari melihat ke para calon astronaut dari layar monitor di ruang kontrol.

“Jadi mereka diuji jika terjadi kebakaran, kehilangan tekanan dan pendaratan darurat,” ungkapnya.

“Namun, pada kenyataannya, semua prosedur berjalan otomatis dan idealnya mereka tinggal duduk dan terbang.”

Tunggu momen mendebarkan

Pelatihan tidak hanya terjadi di ruangan.

Mereka juga diwajibkan tinggal di gua dan menyelam di laut dalam. Namun, menurut Peake, yang paling membuatnya kewalahan adalah belajar bahasa Rusia.

Meskipun begitu, banyak hal unik yang dipelajarinya. Misalnya, saat tidur dan ke toilet, dia harus mengikatkan tubuhnya ke dinding.

“Setelah dua minggu menyesuaikan diri dengan pola makan, mandi, tidur dan ke toilet di ruang angkasa, saya baru sadar banyak sekali hal yang patut kita syukuri dari hidup dengan gravitasi seperti di bumi,” ungkapnya.

Peake akan terbang ke ruang angkasa, Desember 2015.
Keterangan gambar, Peake akan terbang ke ruang angkasa, Desember 2015.

Perayaan kelulusan bagi para calon astronaut akan berlangsung minggu depan dan dihadiri keluarga mereka.

“Seluruh proses ini adalah pengalaman yang sangat berharga,” kata Peake.

“Namun, melihat bumi dari ruang angkasa untuk pertama kalinya, mungkin adalah momen paling mendebarkan yang saya tunggu-tunggu.”