Mengapa PM Inggris tak punya pesawat khusus?

Sumber gambar, PA
Banyak negara yang memiliki pesawat khusus kepresidenan, yang paling dikenal antara lain adalah Air Force One, pesawat resmi yang dipakai presiden Amerika Serikat, tapi tidak demikian halnya dengan Inggris.
Perdana menteri Inggris, pejabat eksekutif nomor satu, tak punya pesawat khusus. Mengapa?
Wartawan BBC Jon Kelly mengatakan faktor utama di balik fakta ini mungkin saja adalah kenyataan bahwa orang-orang Inggris tak terlalu suka dengan "kemewahan yang berlebihan" seperti ditunjukkan dengan kepemilikan jet pribadi atau pesawat khusus.
Penyebab kedua adalah keengganan para politikus mendapatkan cap "pejabat yang tidak membumi, yang tak merasakan kehidupan rakyat kebanyakan".
Dan ketika pemerintah Inggris masih menerapkan kebijakan pengetatan anggaran -yang diberlakukan sejak beberapa tahun belakangan- harapan untuk melihat pesawat khusus PM Inggris mungkin menjadi makin jauh.
'Beda perspektif'

Sumber gambar, AFP
Tapi ini semua bisa berubah jika proposal pemerintah Inggris untuk memiliki pesawat sendiri untuk PM dan para pejabat tinggi disetujui.
Berdasarkan proposal ini, pesawat RAF Voyager A330 akan dimodifikasi menjadi semacam Air Force One dengan biaya sekitar £10 juta atau sekitar Rp210 miliar.
Pemerintah beralasan, dengan memiliki pesawat sendiri, biaya perjalanan udara bisa dipangkas dari £6.700 per jam menjadi £2.000 per jam.
Belum lagi soal keamanan yang jauh lebih terjamin dibandingkan pesawat komersial, seperti yang dipakai perdana menteri selama ini, kata para pejabat.
Tapi ini masih sebatas proposal dan tak semua orang mendukung.
Partai Buruh yang beroposisi misalnya mengatakan bisa jadi biaya untuk memodifikasi pesawat akan membengkak.
Sementara seorang anggota parlemen dari Partai UKIP, Douglas Carswell, mengatakan, "Politikus dan pejabat mungkin menganggap pesawat khusus ini sebagai satu kebutuhan, tapi rakyat dan pemilih tidak akan melihat dalam perspektif ini."









