Jumlah superkomputer di Cina naik hampir tiga kali lipat

Sumber gambar, AP
Jumlah superkomputer di Cina bertambah hampir tiga kali lipat dibanding enam bulan lalu, walau jumlah terbanyak tetap dipegang oleh Amerika Serikat.
Cina memiliki 109 sistem komputer berkemampuan tinggi dalam daftar Top500 yang berisi peringkat superkomputer dan jumlah itu berarti peningkatan pesat dari 37 superkomputer enam bulan lalu.
<link type="page"><caption> Superkomputer produk Cina yang paling tinggi adalah Tianhe-2</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2014/06/140623_iptek_superkomputer_cina" platform="highweb"/></link>, yang menduduki peringkat satu Top500 selama enam kali berturut-turut.
Sementara <link type="page"><caption> Amerika Serikat tetap memiliki superkomputer yang paling banyak</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150731_teknologi_as_superkomputer" platform="highweb"/></link>, yaitu 200 unit namun jumlah itu sebenarnya menurun dan tergolong yang paling rendah sejak Top500 dimulai 22 tahun lalu.
Tianhe-2 dibuat oleh Universitas Nasional untuk Teknologi Pertahanan Cina dan digunakan di pusat superkomputer di kota Guangzhou.
Kemampuannya mencapai 33,86 quadrillion perhitungan dalam waktu satu detik, atau hampir dua kali lipat lebih cepat dari peringkat dua, yaitu Titan dari Kementerian Energi Amerika Serikat.
Superkomputer dikembangkan untuk melakukan simulasi yang rumit guna membantu penelitian ilmiah, baik dalam bidang industri, ramalan cuaca serta pembuatan obat-obat baru dan untuk mengkaji DNA.





