Jetstar Selandia Baru minta maaf pada penumpang yang disangka hamil

Jetstar

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Maskapai Jetstar mengatakan permintaan maaf atas 'penderitaan' yang dialami penumpang.

Maskapai Jetstar meminta maaf kepada penumpang warga Selandia Baru yang tersinggung karena ditanya apakah dia hamil.

Seorang pramugara bertanya kepada Grethe Andersen, yang tidak hamil, ketika naik pesawat dari Wellington menuju Auckland pada Minggu (25/10) lalu.

Andersen menyampaikan keluhan kepada maskapai karena menunjukkan sikap "tanpa penyelasan" ketika menyampaikan "pertanyaan yang kasar".

Jetstar mengatakan kepada media lokal, mereka telah mengontak Andersen pada Selasa (27/10) untuk meminta maaf dan menawarkan voucher penerbangan senilai NZ$100 atau sekitar RP918.624.

Seperti maskapai lain, Jetstar memiliki kebijakan yang mengharuskan perempuan dengan usia kehamilan diatas 28 minggu membawa surat keterangan sehat untuk bepergian dari dokter, untuk alasan keselamatan dan pertanggungjawaban.

'Sadar diri'

Grethe Andersen, 24 tahun, menuduh pramugara menggerakan tangan diatas perutnya sendiri dan bertanya kepada diri Andersen :"Anda berapa minggu?"

Dia mengatakan dia tidak mendapatkan permintaan maaf pada saat itu.

Andersen mengatakan kepada media Selandia Baru dia mengunggah pengalamannya pada halaman Facebook Jetstar dengan mengatakan dia merasa "sadar diri", dan menambahkan : "Saya dulu kelebihan berat badan dan meski demikian tidak pernah mendapatkan pertanyaan kasar dan terutama tanpa rasa penyesalan dari pramugara."

Tulisan yang diunggahnya tidak lagi dapat ditemukan di halaman Facebook maskapai Australia yang berbasis di Selandia Baru atau Australia pada Rabu (28/10).

Juru bicara Jetstar mengatakan kepada NZME maskapai "meminta maaf dengan tulus atas penderitaan yang dialami oleh penumpang".