Turun sekitar sepertiga penjualan CD di Amerika Serikat

Penjualan CD musik di Amerika Serikat turun sampai 31,5% dalam paruh pertama tahun 2015, berdasarkan data industri musik.
Hanya 41 juta keping CD yang terjual antara Januari sampai Juni, turun dari 56,6 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan penjualan CD itu antara lain disebabkan oleh layanan saluran musik internet atau music streaming, yang berkembang 23% dengan nilai US$1,03 miliar atau sekitar Rp18 triliun.
Layanan saluran musik internet kini menyumbang sampai sepertiga dari total pemasukan industri musik, yang malah turun sekitar 0,5 menjadi US$3,17 miliar.
Namun total pemasukan -yang mencakup pendapatan para distributor dan perusahaan rekaman- meningkat 0,8%.
Sementara penjualan piringan hitam, LP, terus meningkat dengan berkembangnya toko-toko piringan hitam independen, dengan peningkatan penjualan sampai 52% dibanding tahun sebelumnya.
Bagaimanapun total penjualan LP -sebesar US$221 juta- masih amat kecil dibanding dengan penjualamn CD maupun musik digital, seperti dilaporkan Asosiasi Industri Rekaman Amerika, RIAA.
Ketua RIAA, Cary Sherman, mengatakan angka-angka tersebut memperlihatkan bisnis industri musik yang sedang mengalami transisi besar.













