#TrenSosial: Dari Gedung Putih sampai Facebook, undangan untuk Ahmed

Ahmed Mohamed mungkin adalah satu-satunya anak sekolah yang menerima undangan dari Barack Obama, Mark Zuckerberg, dan astronot Chris Hadfield.
Hal ini berawal dari jam buatan remaja berusia 14 tahun ini. Ia membawa jam tersebut ke sekolahnya di Texas, Amerika Serikat.
<link type="page"><caption> Ahmed ditangkap di sekolah</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/09/150916_trensosial_istandforahmed" platform="highweb"/></link> karena gurunya mengira jam tersebut adalah bom.

Kejadian ini memicu dukungan dari masyarakat untuk Ahmed.

Sumber gambar, Twitter
Ahmed mengatakan bahwa ia akan memenuhi undangan Presiden Barack Obama di Washington DC.
Tapi Gedung Putih bukan satu-satunya tempat ia diundang.

Sumber gambar, Facebook
Ia juga mendapat undangan dari kantor Twitter dan Facebook.

Sumber gambar, Twitter
Astronot Chris Hadfield juga mengundangnya untuk pertunjukkan ilmu pengetahuan.

Sumber gambar, Twitter
Google juga telah menghubunginya.

Sumber gambar, Twitter
CEO Box, Aaron Levie, berpendapat bahwa Ahmed punya bakat di bidang software.

Sumber gambar, Twitter
Ahmed juga diundang ke MIT (Massachusetts Institute of Technology), universitas impiannya.

Ahmed ditangkap saat mengenakan kaos NASA. Institusi eksplorasi luar angkasa ini juga memberikan dukungannya kepada Ahmed.

Ahmed juga bisa pergi ke Space Camp, undangan dari para donor.

Sumber gambar, Twitter
Ayah Ahmed menyebutnya sebagai anak brilian.
Ahmed sering membantu Ayahnya memperbaiki barang-barang dirumah, seperti mobil, telepon, televisi, dan komputer.
Ahmed juga mendapat dukungan dari para musisi.

Sumber gambar, Twitter

Sumber gambar, Twitter

Namun, Ahmed mengatakan bahwa ia mempertimbangkan untuk pindah sekolah.
Ia juga mendapat bantuan terkait hal ini.

Sumber gambar, Twitter
Ahmed berterima kasih kepada pendukungnya di media sosial, yang telah menggunakan tagar #IStandWithAhmed.
Banyak pendukung Ahmed yang memasang foto mereka dengan jam sebagai bentuk dukungan untuk Ahmed.


Salah satu pendukung Ahmed berkelakar bahwa Amerika Serikat harusnya lebih waspada kepada Inggris karena jam Big Ben.










