Dewan kota di Inggris larang pegawainya 'rehat merokok'

Larangan merokok

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Pegawai dewan kota Nottingham akan dilarang merokok, bahkan pada saat rehat.

Rehat merokok selama jam kerja akan diberlakukan terhadap ribuan pegawai Dewan Kota di Nottinghamshire, Inggris.

Larangan ini akan dikenakan terhadap sekitar 9.000 pegawai berseragam dan mencakup juga rokok elektronik.

Serikat buruh sektor publik menyatakan larangan ini tak mungkin diterapkan, tapi dewan menyatakan mereka memiliki 'kewajiban melindungi kesehatan pegawai'.

Larangan yang akan mencakup seluruh bangunan, gedung dan kendaraan milik pemerintah ini bertujuan meningkatkan kesehatan pekerja, meningkatkan waktu yang dipakai untuk bekerja serta mengurangi cuti sakit.

Namun cakupan terhadap rokok elektronik masih menunggu aturan perizinan lebih luas.

Rokok elektronik menurut laporan Public Health England dianggap sebagai medium antara bagi orang yang ingin berhenti merokok sepenuhnya.

Ditiru kota tetangga

E-cigarette

Sumber gambar, PA

Keterangan gambar, Rokok elektronik dianggap sebagai medium antara bagi mereka yang ingin berhenti merokok.

Dewan Kota Gedling yang bertetangga dengan Nottinghamshire juga akan menerapkan aturan serupa bagi pegawainya.

Sedangkan Dewan Kota Leicester sudah memberlakukan aturan merokok pegawainya pada jam kerja sejak tahun 2007, tapi membolehkan mereka melakukannya pada rehat makan siang.

Pegawai Dewan Kota Nottingham mendapat waktu rehat pagi dan sore, tapi mereka tak boleh merokok pada kedua rehat itu.

Bahkan dalam perjalanan dari dan menuju tempat kerja, mereka juga tak boleh merokok dengan memakai seragam dewan kota atau di sekitar gedung pemerintah.

Pihak serikat pekerja mengeluhkan aturan ini, "Jika Anda berada di jalan dan ingin merokok, Anda harus mencopot seragam dan pergi sejauh mungkin dari gedung pemerintah untuk merokok."

Bagaimanapun Dewan Kota Nottingham menolak berkomentar mengenai bagaimana aturan ini dijalankan dan apa hukuman bagi mereka yang melanggar.