Mayoritas sarjana Inggris miliki pekerjaan yang tidak membutuhkan gelar

Mayoritas lulusan universitas di Inggris yang bekerja memiliki pekerjaan yang tidak membutuhkan gelar sarjana dan memiliki ketrampilan lebih dibandingkan yang diharapkan.
Secara keseluruhan, 58,8% sarjana memiliki pekerjaan yang dianggap merupakan posisi untuk orang tanpa gelar, kata CIPD, lembaga pengembangan Sumber Daya Manusia Inggris.
"Asumsi bahwa kita akan bertransisi ke ekonomi yang lebih produktif, lebih bernilai tinggi, memiliki makna ekonomi yang lebih tinggi dengan hanya meningkatkan jumlah lulusan universitas terbukti salah," kata Peter Cheese, kepala CIPD.
Laporan tersebut mengungkap kenyataan ini membuat masalah yakni terbentuknya "konsekuensi negatif" di mana atasan meminta gelar sarjana untuk posisi yang tidak membutuhkan gelar meskipun tidak ada perubahan pada keterampilan yang dibutuhkan untuk posisi tersebut.
Jumlah <link type="page"><caption> lulusan universitas</caption><url href="http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2015/07/150730_majalah_apps_kecerdasan_mhs" platform="highweb"/></link> "secara signifikan melampaui" jumlah pekerjaan yang membutuhkan keterampilan tinggi.
CIPD mengatakan temuan laporan itu harus menjadi "sebuah peringatan".
Lembaga tersebut menyerukan sebuah "debat nasional" mengenai bagaimana menciptakan pekerjaan untuk keterampilan yang lebih tinggi.









