Mahasiswa yang bekerja sambil kuliah meningkat

Sumber gambar, Jeff Mitchell Getty Images
Jumlah mahasiswa Inggris yang bekerja untuk meringankan biaya kuliah mereka telah meningkat tajam, ungkap sebuah survei.
Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 4642 mahasiswa diketahui bahwa sekitar 77% mahasiswa bekerja, naik dari 59% tahun lalu.
Penelitian yang dilakukan oleh Endsleigh and the National Union of Students, sebuah perusahaan asuransi untuk mahasiswa, menemukan bahwa rata-rata mahasiswa menerima £412 per bulan (sekitar Rp8.7 juta)
Mahasiswa perempuan dilaporkan mendapatkan penghasilan 36% lebih sedikit dibandingkan laki-laki.
Sebagian responden mengatakan mereka bekerja paruh waktu, tetapi 14% mengatakan mereka memiliki pekerjaan penuh selama periode perkuliahan, liburan atau keduanya.
Lebih dari setengah (56%) dari mahasiswa yang memiliki pekerjaan mengatakan mereka bekerja karena mereka telah salah memperkirakan biaya universitas, terutama biaya akomodasi.
Sedangkan sebagian besar (87%) mengatakan mereka bekerja untuk mengembangkan keterampilan tambahan.
Alasan lain yang dikemukakan oleh para respoden adalah untuk memperkaya CV mereka.
Meskipun jumlah mahasiswa yang bekerja meningkat, ketergantungan secara fininasial pada sumber-sumber keuangan lain seperti orangtua dan pinjaman tidak menurun, jelas survei tersebut.













