PM India Narendra Modi buka akun Weibo

Sumber gambar, WEIBO
Perdana Menteri India Narendra Modi membuka akun di situs microblogging Cina, Weibo, dan langsung mendapatkan ribuan pengikut dan komentar dalam waktu hanya beberapa jam.
Lima jam setelah membuka akun, Modi sudah memiliki 20.000 pengikut dan jumlah itu terus meningkat.
Postingan pertamanya seperti ini: “Halo Cina! Saya berharap untuk berinteraksi dengan rekan-rekan Cina lewat Weibo.”
Modi yang berencana mengunjungi Cina bulan ini disambut dengan kebanyakan komentar hangat. Namun terdapat juga beberapa komentar mengenai India mengembalikan teritori ke Cina.
Ini adalah beberapa topik yang diangkat dan didiskusikan teman-teman Cinanya di halaman Weibo Modi.
‘Apa kabar Mr Modi?’
Ribuan orang menuliskan persan menyambut Modi.
Beberapa dari mereka mengundangnya untuk mengunjungi provinsi mereka di Cina dan beberapa menuliskan harapan untuk hubungan Cina-India yang lebih erat.
"Cina dan India adalah negara-negara yang memiliki pengaruh besar di Asia dan sedang berkembang dengan pesat. Tidak ada alasan mengapa kita tidak bisa berkembang bersama," tulis satu akun.

Sumber gambar, WEIBO
Pengguna lainnya mengambil kesempatan itu untuk menulis dengan bahasa Inggris, menanyakan “ni hao ma” (apa kabar?) yang terkadang diterjemahkan menjadi "Apakah anda baik-baik saja?".
Beberapa pengguna Weibo juga memanggilnya "ah san" atau "san ge".
Panggilan tersebut adalah kependekan dari julukan bagi orang asal India, "hong tou ah san", yang sekarang dianggap rasis atau menghina pada masa kini, kata Martin Yip dari BBC bahasa Cina di Hong Kong.
Pesan keagamaan
Postingan kedua Modi mengarah ke agama Buddha dan persatuan di Asia. India merayakan ulang tahun Buddha pada tanggal 4 Mei.
"Saya mengharapkan kebahagiaan untuk semua pada ulang tahun Buddha. Hari ini kita mengingat ajarannya, ia menagungkan keharmonisan, tali persaudaraan dan memiliki visi mengenai dunia yang daman. Agama Buddha adalah kekuatan yang menyatukan di negara-negara Asia. Hal ini dapat menjadi salah satu bentuk ikatan yang kuat sementara dunia memasuki era Asia," tulisnya.
Dipercaya bahwa banyak yang mengikuti ajaran Buddha di Cina, dan sekitar 18% populasi Cina merupakan pemeluk agama tersebut.
Modi tidak menyebut-nyebut Dalai Lama, pemimpin spiritual ajaran Buddhisme Tibet yang sedang tinggal di pengasingan, dan sekarang bertempat tinggal di di kota Dharamsala di India.
Diskusi Tibet
Tibet pun muncul dalam diskusi di Weibo.

Sumber gambar, TWITTER
Komentar yang paling popular (yang mendapatkan jumlah "likes" paling banyak) semua mengenai area yang dibawah kendali India yang dipanggil Tibet Selatan, dan dinamakan Zangnan di Cina, dan terletak di negara bagian Arunachal Pradesh di India.
Lima komentar terpopuler di halaman Modi semua memohon agar India mengembalikan teritori tersebut, yang diserahkan kepada India pada tahun 1962 menyusul sebuah konflik perbatasan.
"Zangnan milik Cina" dan "Selamat datang! Ngomong-ngomong, Zangnan milik kita," begitu bunyi beberapa komentar pengguna.
"Apakah anda belajar bahasa Cina?"
Warga negara Modi juga penasaran, dengan beberapa pengguna Twitter asal India menanyakan apakah Modi berencana belajar bahasa baru.
Modi mengikuti jejak beberapa selebriti dan ikon internasional, seperti David Cameron dan Ellen Degeneres, yang membuka akun Weibo untuk berinteraksi dengan warga Cina.
Modi sendiri dikenal sebagai pengguna media sosial yang aktif dan memiliki 12 juta pengikut di Twitter.










