Mengapa buku jari dapat berbunyi?

Sumber gambar, reuters
Pernahkah anda berpikir apa yang terjadi ketika seseorang menggemeretakkan buku-buku jarinya?
Para ilmuwan menggunakan pemindai kedokteran untuk mencoba menangkap setiap bunyi "kertak".
Mereka menemukan suara tersebut berhubungan dengan gas yang terkumpul di celah persendian.
Ketika seseorang melenturkan atau menarik jari-jarinya, celah sendi membesar dan gas segera mengisi kekosongan tersebut sehingga menghasilkan suara "gemeretak" yang keras.
Percobaan ini menggunakan teknologi pemindaian MRI.
Berdasarkan scan, tidak terdapat tanda-tanda gelembung gas yang keluar atau menghilang.
Jadi gelembung tetap di tempat itu bahkan setelah suara gemeretak terjadi, tetapi hal ini tersembunyi dari penglihatan ketika jari-jari kembali ke posisi normal.
Sekarang, para peneliti ingin menggunakan teknologi pemindaian MRI yang lebih canggih untuk memahami hal yang terjadi pada persendian setelah bunyi kertak dan apa pula kegunaannya untuk kesehatan.










