Mengkritik Mao, penyiar TV Cina ditarik dari udara

Bi Fujian

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Bi Fujian merupakan pembawa acara siaran yang paling banyak ditonton di dunia.

Seorang pembawa acara terkenal di stasiun TV pemerintah Cina dilarang tampil setelah muncul video yang memperlihatkan dia mengkritik Mao Zedong, pendiri negara Cina modern.

Video tersebut memperlihatkan Bi Fujian menyanyikan lagu parodi yang mengatakan rakyat Cina menderita di bawah kepemimpinan Mao.

Stasiun CCTV mengatakan komentar Bi memiliki 'dampak sosial yang serius' walau banyak warga Cina lain sepertinya sepakat dengan Bi.

Hingga saat ini Mao -yang memimpin Revolusi Kebudayaan dan membuat Cina dilanda bencana kelaparan- masih menjadi perdebatan sejarah dengan pihak yang memuji dan mengecamnya.

Adapun Bi merupakan pembawa acara pertunjukan hiburan Tahun Baru, yang merupaikan siaran yang paling banyak ditonton di seluruh dunia.

Mao Zedong

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Mao Zedong memimpin Revolusi Kebudayaan untuk membentuk kembali Cina.

Dalam video yang direkam pada sebuah acara makan malam pribadi, dia mendendangkan sebuah lagu pada era Mao, Taking Tiger Mountain By Strategy.

Namun di memplesetkan liriknya menjadi 'kami cukup menderita' dan menyebut Ketua Mao sebagai 'anak haram jadah' yang disambut dengan gelak tawa tamu lain.

Akibat video tersebut, Bi dilarang siaran selama empat hari namun kasusnya masih akan ditindaklanjuti.

Lewat pernyataannya, CCTV mengatakan akan menangani masalah itu dengan serius berdasarkan peraturan yang sesuai dengan penyelidikan yang seksama.

Ketua Mao memerintah Cina sepanjang periode 1945-1976 dan membangun kultus individu atas dirinya serta mendorong revolusi sosial untuk menciptakan kembali Cina yang baru.