Warga kampung di Cina tuntut mumi dari Belanda

Patung Budha

Sumber gambar, Xinhua

Keterangan gambar, Patung Budha yang jadi 'sengketa' sempat dipamerkan di Belanda dan Hungaria.

Seorang kolektor seni Belanda mengatakan bersedia untuk mengembalikan 'mumi Buddha' jika memang terbukti dicuri dari desa Yangchun di Cina.

Kolektor yang tidak bersedia disebutkan namanya itu mengatakan gambar sejarah yang dimuat di media Cina memang terlihat seperti mumi miliknya namun masih ada beberapa aspek yang tidak benar, seperti dilaporkan media Belanda, NCR.

"Disebutkan bahwa patung tersebut dicuri tahun 1995, namun patung sudah ada di Belanda pada saat itu," tuturnya.

"Juga dari riset belakangan, terlihat bahwa mumi itu milik kuil yang lebih besar dan lebih penting dibanding kuil setempat di Yangchun."

Patung Buddha yang diperkirakan berusia 1.000 tahun itu -yang berisi mumi seorang biksu di dalamnya- dipamerkan pada bulan Januari hingga Agustus tahun lalu di Musem Drents Belanda sebelum dipajang di Museum Sejarah Nasional Hungaria di Budapest, yang mestinya berlangsung sampai Mei tahun ini.

Patung Budha

Sumber gambar, XInhua

Keterangan gambar, Di dalam patung yang diperkirakan berusia 1.000 tahun terdapat mumi seorang biksu.

Para penduduk Desa Yangchun di Provinsi Fujian, Cina tenggara, melihat laporan tentang pameran di Hungaria itu di TV Cina dan yakin kalau patung tersebut dicuri dari kuil di kampung mereka pada tahun 1995.

Badan Negara untuk Peninggalan Budaya Cina (SACH), juga sudah mengeluarkan pernyataan bahwa patung itu memang dicuri dari Yangchun, seperti dilaporkan kantor berita resmi Xinhua.

SACH mengatakan kesimpulannya didasarkan pada foto sejarah, arsip lokal, dan keterangan saksi mata.

Di tengah perdebatan itu, pemilik patung sudah menarik patungnya dari pameran di Budapest karena khawatir akan disita.