Lukisan jarahan Nazi dikembalikan Kerajaan Belanda

karya Joris van der Haagen

Sumber gambar, ANP

Keterangan gambar, Tahun 1042 lukisan karya Joris van der Haagen dipaksa untuk diserahkan ke bank Nazi.

Keluarga kerajaan Belanda mengatakan akan mengembalikan sebuah lukisan koleksinya yang dulu dicuri Nazi pada masa Perang Dunia II.

Lukisan karya Joris van der Haagen itu dibeli mendiang Ratu Juliana dari seorang pedagang seni pada tahun 1960.

Istana Belanda mengatakan sebuah penyelidikan dilakukan atas puluhan ribu karya seni yang menjadi koleksi Kerajaan Belanda.

Pihak berwenang sudah menghubungi ahli waris pemilik, yang tidak disebutkan namanya, untuk mengatur pengembalian lukisan itu.

"Seorang kolektor Yahudi pada tahun 1942 dipaksa untuk menyerahkan lukisan Haagse Bos with view over Huis Ten Bosch Palace karya Joris van der Haagen ke Bank Lippmann, Rosenthal & Co (milik Nazi) di Amsterdam," tulis laporan penyelidikan yang istana pada tahun 2012.

Ditambahkan bahwa setelah perang dan pendudukan Nazi di Belanda, lukisan itu sampai ke tangan seorang pedagang seni sebelum dibelui Ratu Juliana, yang tidak mengetahui sejarahnya.

Penyelidikan memutuskan bahwa lukisan lain dalam koleksi kerajaan, Landscape with St Hubert, yang sempat dipertanyakan terbukti bukan hasil jarahan.

Bulan Maret tahun lalu, <link type="page"><caption> Tate Gallery di London mengembalikan sebuah lukisan cat minyak karya John Constable</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/03/140328_seni_tate_lukisan_nazi" platform="highweb"/></link> yang terbukti dijarah Nazi dari pemilik aslinya.