Harga minyak dunia sulit meroket

minyak

Sumber gambar,

Keterangan gambar, Saudi adalah produser terbesar OPEC dan merupakan suara dominan di kelompok negara pengekspor minyak tersebut.

Kecil kemungkinan harga minyak dunia mencapai US$100 sampai US$200 seperti terjadi pada beberapa tahun terakhir, kata wakil Arab Saudi di organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC).

Mohammed al-Madi, wakil Arab Saudi di OPEC, mengatakan di depan konferensi energi bahwa harga minyak dunia "sulit" mencapai kembali tingkat US$100-US$200.

Madi juga membantah pada pertemuan di Riyadh bahwa Arab Saudi sengaja membiarkan harga minyak anjlok lantaran adanya politik dan persaingan.

Ucapan itu mengemuka tatkala kecaman Iran terhadap Saudi yang enggan mendongkrak harga minyak dengan mengurangi produksi.

Saudi adalah produser terbesar OPEC dan merupakan suara dominan di organisasi tersebut.

Pada hari Jumat (20/03)) harga minyak <link type="page"><caption> mentah Crude ditutup pada US$55,2/barel, sementara minyak Amerika Serikat mencapai US$46,5.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2015/02/150202_bisnis_minyak" platform="highweb"/></link>