Tukang Picasso 'mencuri' barang seni bernilai ratusan miliar

le_guennec

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Pierre dan Danielle Le Guennec mengatakan diberikan benda seni senilai Rp968 miliar.

Mantan tukang listrik Pablo Picasso dan istrinya diadili hari Selasa (10 Februari) di Paris atas tuduhan mencuri 271 benda buatan seniman tersebut.

Di antaranya adalah potret, lukisan cat air, dan sketsa yang dibuat pada sekitar tahun 1900 dan 1932.

Pierre dan Danielle Le Guennec mengatakan mereka diberi benda-benda seni senilai £50 juta atau Rp968 miliar tersebut oleh istri kedua Picasso.

<link type="page"><caption> Pihak Picasso mengatakan pernyataan mereka "tidak masuk akal"</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/10/141025_seni_museum_picaso" platform="highweb"/></link> dan akan menuntut suami istri ini atas tuduhan memiliki barang secara tidak sah.

Anak laki-laki Picasso, Claude menegaskan ayahnya "tidak akan pernah" memberikan karyanya dalam jumlah sebesar itu kepada siapa pun.

Dia mengatakan kepada koran harian Prancis Liberation," Itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karya seni adalah bagian dari kehidupannya."

Le Guennec mulai bekerja sebagai tukang di lahan milik Picasso di Prancis Selatan pada tahun 1970.

Dia mengatakan dirinya dan istrinya Danielle diberikan 180 lukisan di atas logam, kolase dan lukisan, di samping 91 gambar di tahun 1970 oleh istri seniman itu, Jacqueline.