#TrenSosial: Seperti apa cuitan Twitter akun Big Ben?

Akun Twitter Big Ben dengan cuitan "bong" setiap jam yang dibuat seorang akademisi di Liverpool memilki pengikut ratusan ribu.
Setiap jam akun Twitter @big_ben_clock berbunyi BONG, sesuai pukul berapa saat itu, dengan retweet rata-rata lebih dari seratus.
Sejak didirikan lebih dari lima tahun lalu, akun ini telah memiliki 450.000 pengikut dengan lebih dari 44.400 cuitan.
Pada saat memasuki tahun baru 2015, cuitan berubah menjadi Bang sebanyak 12 kali dengan retweet 3.400 kali.
Jon Marchant, dosen astrofisika dari Universitas Liverpool John Moores mengatakan dalam waktu dua hari setelah akun dibuat pada November 2009, akunnya telah memiliki sekitar 3.000 pengikut.
"Ini semua bermula dari guyonan saya dan teman-teman di satu bar yang membicarakan tentang nama untuk Twitter. Ide ini tercetus begitu saja, dan saya bilang bagaimana dengan bong-bong untuk Big Ben, dan saya langsung mulai membuat akun ini," kata Marchant kepada BBC Indonesia.

Sumber gambar, BIGBEN
"Saya sendiri terkejut karena hanya dalam waktu dua hari, pengikutnya sudah sekitar 3.000," tambahnya.
Untuk men-tweet setiap jam, Marchant menggunakan perangkat lunak komputer yang secara otomatis memposting akunnya ini.
Big Ben, menara jam di gedung parlemen Inggris, Westminster ini, dikunjungi jutaan turis setiap tahun.

Dengan pengikut ratusan ribu, akun ini memiliki hak paten namun tetap saja 'ditiru di mana-mana', menurut keterangan akun Twitter jam Big Ben ini.
"Saya tidak mengikuti siapa pun dalam akun ini, namun kami lagi mengembangkan teleskop dan akan ada akun untuk teleskop. Jadi kemungkinan akun jam Big Ben ini akan mengikuti akun Twitter teleskop," tambah Jon.
Apa komentarnya tentang akun ini dengan menggunakan 140 karakter atau lebih? "Ini semua guyonan yang kemudian tidak terkendali. Jadi, maaf sekali."














