#TrenSosial: Bob Sadino, pribadi yang unik dan menginspirasi

Sumber gambar, TWITTER

Pengguna media sosial Twitter menyampaikan duka dan penghormatan kepada pengusaha Indonesia, Bob Sadino, yang wafat Senin (19/01) kemarin.

Dalam 24 jam terakhir, kalimat "Bob Sadino" telah digunakan lebih dari 166.000 kali dan menjadi topik terpopuler di Indonesia. Sementara itu, tagar #RipBobSadino digunakan lebih dari 17.000 kali.

Kepada BBC Indonesia, penulis dan mantan wartawan, Bondan Winarno, mengatakan Bob adalah pebisnis mandiri yang "memberi warna unik dalam perintisan dunia pemasaran Indonesia."

"Bob was a self-made entrepreneur. Dia punya rasa percaya diri yang sangat tinggi, dan itulah yang mewarnai banyak sekali pengambilan keputusannya dalam berbisnis. Bob 'muncul' ketika kebanyakan praktisi pemasaran kita masih duduk di bangku sekolah."

Mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa dalam akun Twitter menulis, 'Kita baru saja kehilangan seorang tokoh pengusaha yang sederhana dan banyak memberikan inspirasi. Inspirasi khususnya bagi generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam memulai suatu usaha'.

Kutipan Bob Sadino banyak dibagikan oleh pengguna media sosial sebagai cara untuk mengenang pengusaha tersebut.

Sumber gambar, TWITTER

Keterangan gambar, Kutipan Bob Sadino banyak dibagikan oleh pengguna media sosial sebagai cara untuk mengenang pengusaha tersebut.
Bob Sadino, yang lahir pada 9 Maret 1939, merupakan sosok pebisnis yang memulai dari bawah.

Sumber gambar, TWITTER

Keterangan gambar, Bob Sadino, yang lahir pada 9 Maret 1939, merupakan sosok pebisnis yang memulai dari bawah.

Selain menyampaikan ungkapan duka, sejumlah pengguna media sosial memberi penghormatan dengan membagi kutipan-kutipan terkenal Bob Sadino tentang bisnis dan nilai kehidupan.

Agus Noor melalui @agus_noor mengutip salah satunya, 'Orang pintar belajar keras untuk melamar pekerjaan. Orang goblok berjuang keras untuk sukses biar bisa bayar para pelamar kerja'.

Hutomo Mandala Putra melalui @TommySoeharto62 mengatakan Bob Sadino adalah "sosok guru dan figur teladan" yang telah banyak mengajari "kesederhanaan dan kreatifitas dalam berbisnis."

Bob Sadino lahir pada 9 Maret 1939 silam. Sebelum memiliki pasar swalayan di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, mendiang yang semasa hidupnya gemar memakai celana pendek itu pernah berprofesi sebagai supir taksi dan kuli bangunan untuk menyambung hidup.

Di Facebook BBC Indonesia, Ratno Giarto menulis Bob Sadino adalah "orang baik dan berjasa besar pada sekitar akan selalu dikenang." Sementara Aji Sukardi melihat Bob sebagai probadi "sederhana yang apa adanya."