Larangan mangga India ke Eropa dicabut

Mangga India

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Larangan Uni Eropa atas impor mangga mempengaruhi ekspor buah segar India.

Larangan impor mangga dari India ke pasar Uni Eropa akan dicabut setelah sempat diberlakukan sejak Mei 2014 lalu.

Namun beberapa bahan pangan lain -yaitu trerong, dua jenis labu, dan satu jenis daun yang digunakan untuk memasak- tetap <link type="page"><caption> dilarang masuk pasar Uni Eropa.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/05/140501_bisnis_india_mangga" platform="highweb"/></link>

Pengapalan mangga India ke EU dihentikan pada Mei 2014 <link type="page"><caption> setelah ditemukan lalat buah dalam pengirimannya.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/04/140429_bisnis_india_mangga.shtml" platform="highweb"/></link>

Komisi Eropa, Selasa (20/01) mengatakan ada 'peningkatan signifikan' dalam sistem ekspor mangga dari <link type="page"><caption> India</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/india/" platform="highweb"/></link> sehingga larangan dicabut.

Pemerintah Inggris mengatakan ikut mengupayakan pencabutan larangan dan merupakan salah satu negara yang memberikan suara dalam pencabutan tersebut.

"Keputusan hari ini menandai perbaikan yang dilakukan India atas sistem ekspornya dan amat penting agar standar tersebut dipertahankan sehingga perdagangan bisa diteruskan dan kesehatan di Inggris tetap dilindungi," jelas Menteri Urusan Lingkungan Inggris, Lord de Mauley.

Nilai impor Inggris untuk mangga asal India mencapai £6,3 juta per tahun dari total pasar mangga di Ingris sebesar £68 juta.

Sementara itu Presiden Organisasi Ekspor India, Rafeeque Ahmed, mengatakan larangan Uni Eropa mempengaruhi ekspor buah segar India.

Antara April hingga November 2014 -pada masa larangan diberlakukan- ekspor mangga India turun menjadi US$291,4 juta dari US$307,4 juta pada periode yang sama setahun sebelumnya.