Prakiraan keuntungan Samsung turun 37,4%

Sumber gambar, AFP
Samsung Electronics memperkirakan turunnya keuntungan sebesar 37,4% dalam kwartal terakhir tahun lalu dibanding tahun sebelumnya.
Dalam prakiraan tiga bulan sampai Desember, keuntungan operasi mencapai 5,2 triliun won atau sekitar US$4,74 miliar.
Adapun pengumuman keuntungan pada kuartal keempat itu akan diumumkan pada akhir bulan Januari.
Saham perusahaan itu- yang merupakan produser TV dan telepon genggam terbesar dunia- naik pada awal perdagangan di Korea Selatan sebagai tanggapan atas berita itu.
Samsung belakangan ini menghadapi persaingan dari produsen elektronik berharga murah, khususnya di Cina, yang merupakan pasar terbesar telepon genggam dunia.
Telepon pintar Galaxy produk Samsung kehilangan pasar karena telepon genggam yang lebih murah.
Sementara Xiaomi dari Cina -yang menjadi saingan Samsung dalam pasar domestik Cina- mengatakan pada Senin 5 Januari, bahwa pemasukan mereka naik dua kali lipat dibanding setahun sebelumnya.
Para pengamat mengatakan persaingan di pasar telepon pintar, khususnya di Asia, belakangan ini menjadi semakin ketat.
"Xiaomi terbukti amat, amat berhasil dan sudah menjadi nomor satu di Cina," seperti dijelaskan Andrew Milroy kepada BBC dari perusahaan konsultan Frost & Sullivan.









