Biaya pendakian ke Everest diturunkan

Sumber gambar, AP
Ongkos pendakian ke gunung tertinggi di dunia, Everest, dari Nepal diturunkan lebih dari 50% mulai 1 Januari 2015.
Pemerintah Nepal menetapkan biaya royalti untuk mendaki<link type="page"><caption> Everest</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/search/?q=everest" platform="highweb"/></link> bagi warga asing sebesar US$11.000 atau sekitar Rp137 juta. Ongkos resmi tersebut berlaku untuk periode pendakian musim semi.
Biaya ini jauh lebih rendah dibanding biaya sebelumnya US$25.000.
Biaya pendakian selama musim gugur juga diturunkan dari US$12.500 menjadi US$5.500 per orang. Adapun biaya pendakian selama musim dingin dan musim panas diturunkan dari US$6.500 menjadi US$2.750.
Perubahan harga bagi pendaki warga Nepal sudah diberlakukan sejak Februari tahun 2014, seperti dilaporkan wartawan BBC di Nepal, Mahesh Acharya.
Mereka hanya diharuskan membayar 15% lebih kecil dibanding biaya yang dikenakan kepada pendaki asing.
Pemerintah berharap pengurangan biaya pendakian dimaksudkan untuk menarik lebih banyak pendaki pada tahun-tahun mendatang.
Namun beberapa pendaki menyampaikan kekhawatiran bahwa puncak Everest sudah terlalu padat dengan pendaki.









