Pencarian jenazah pendaki di Himalaya

Sumber gambar, AP
Regu penyelamat di Nepal mengatakan misi pencarian korban yang hilang dalam badai di Himalaya telah selesai dan tidak ada lagi pendaki yang tersesat.
Fokus utama sekarang adalah mencari jenazah yang terkubur di salju, kata juru bicara pemerintah.
Tidak jelas berapa orang yang masih hilang dalam bencana terburuk yang pernah terjadi di negara itu.
Paling tidak 39 orang dipastikan meninggal dan <link type="page"><caption> hampir 400 lainnya diselamatkan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/10/141017_nepal_penyelamatan_trekker.shtml" platform="highweb"/></link> dari jalur trek Annapurna.
Tentara Nepal dan juga helikopter pihak swasta dikerahkan dalam pencarian.
Para pejabat mengatakan upaya pencarian jenazah terhambat karena memburuknya cuaca Minggu (19/10).
Bencana terburuk
Wartawan BBC Andrew North di Kathmandu mengatakan pemerintah ingin mengeluarkan satu daftar untuk pencatatan korban.
Saat ini ada tiga daftar berbeda jumlah korban tewas dan selamat, yang dikeluarkan oleh militer, departemen dalam negeri dan asosiasi pendaki Nepal.

Sumber gambar, nepalarmy.mil.np
Pendaki yang meninggal termasuk dari Nepal, Jepang, Israel, Kanada, India, Slovak, Vietnam dan Polandia.
Banyak korban selamat yang harus diamputasi karena tangan atau kaki mereka beku.
Badai yang melanda Himayala Rabu lalu merupakan yang terparah dalam 10 tahun ini dengan ketebalan salju 1,8 meter dalam 12 jam.









