Produsen non-OPEC 'penyebab' harga minyak dunia turun

Sumber gambar, Getty
Menteri Perminyakan Uni Emirat Arab, Souhail al-Mazroui, menyatakan penurunan harga minyak lebih dari 40% dalam beberapa bulan terakhir disebabkan oleh negara-negara non-OPEC yang menggenjot produksi secara berlebihan.
Tudingan ini dikeluarkan ketika negara-negara Arab penghasil minyak menggelar pertemuan di Abu Dhabi, hari Minggu (21/12).
Al-Mazroui mengatakan harga akan segera stabil di tahun baru jika semua negara penghasil minyak tidak menaikkan produksi.
Menteri Perminyakan Arab Saudi, Ali al-Naimi, menyatakan cara terbaik mengatasi gejolak harga minyak adalah dengan memberi kesempatan kepada negara-negara yang paling efisien dalam memproduksi minyak untuk mengatur tata kelola minyak dunia.
Arab Saudi termasuk salah satu anggota OPEC, organisasi negara-negara pengekspor minyak, yang tidak setuju dengan usul pemangkasan produksi untuk membantu menaikkan harga minyak.
"Jika mereka (negara-negara non-OPEC) ingin mengurangi produksi, tentu disambut baik. Tapi kami, Arab Saudi, tidak akan mengurangi produksi," kata Al-Naimi.
Yang juga tidak setuju dengan pengurangan produksi adalah Kuwait.
Sementara itu produsen lain seperti Iran dan Rusia mendesak pengurangan produksi agar harga minyak naik.









