Rubel bergejolak, Apple hentikan penjualan di Rusia

iPhone

Sumber gambar, Reuters

Keterangan gambar, Setelah menaikkan harga, Apple kini hentikan penjualan online semua produknya di Rusia.

Raksasa teknologi Apple menghentikan penjualan produk-produk mereka secara online di Rusia karena volatilitas mata uang rubel.

Situasi ini menyebabkan Apple sulit untuk menetapkan harga untuk iPhone, iPad, dan sejumlah produk Apple lain.

Bulan lalu, penurunan rubel mendorong Apple menaikkan harga produk mereka sebesar 20%.

Nilai tukar rubel terhadap dolar Amerika anjlok lebih dari 20% pekan ini, meski Rusia sudah mencoba menghentikan penurunan ini dengan menaikkan suku bunga dari 10,5% menjadi 17%.

Pada hari Rabu (17/12) satu dolar setara dengan 79 rubel, nilai rubel terendah sejauh ini.

Bank sentral Rusia mengatakan mereka mengeluarkan dana sebesar hampir US$2 miliar untuk melakukan intervensi di pasar mata uang hari Senin.

Total dana yang mereka keluarkan untuk menguatkan nilai rubel sepanjang 2014 mencapai US$80 miliar, kata para pejabat bank sentral.

Meski demikian, nilai rubel terhadap dolar melemah lebih dari 50%.

Para analis mengatakan pelemahan rubel disebabkan oleh turunnya harga minyak dan karena sanksi Barat terhadap Rusia, terkait kebijakan Moskow atas masalah Ukraina.

Dua faktor ini memperlemah perekonomian Rusia.