'Pelaku' pelecehan seksual dipukuli kakak beradik

India

Sumber gambar, YouTuve

Keterangan gambar, Aarti dan Pooja menggunakan ikat pinggang untuk melampiaskan kemarahan.

Rekaman video yang memperlihatkan dua perempuan kakak beradik memukuli tiga pria yang diduga melakukan pelecehan seksual di India menjadi populer di media sosial.

Polisi mengatakan ketiga pria tersebut sudah ditangkap dan didakwa dengan melakukan serangan fisik.

Insiden di dalam sebuah bus di negara bagian Haryana itu, Jumat (28/11), direkam oleh seseorang penumpang.

Kekerasan atas perempuan di India menjadi perhatian internasional setelah <link type="page"><caption> pemerkosaan berkelompok atas seorang mahasiswi di ibukota Delhi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/12/121229_rapevictims" platform="highweb"/></link> pada bulan Desember 2012, yang memicu kemarahan banyak warga India.

Setelah itu pemerintah India menerapkan undang-undang antipemerkosaan yang lebih keras.

Dukungan di media sosial

Dalam insiden terbaru, yang terekam dan disebar meluas di media sosial, dua orang mahasiswi, Aarti yang berusia 22 tahun dan Pooja, 19 tahun, sedang dalam perjalanan pulang menggunakan bus.

"Ketiganya mengganggu saya dan memegang-megang saya. Saya bilang kalau kau pegang lagi kau akan dipukuli," kata Pooja kepada BBC.

Pooja menambahkan mereka berdua bertindak sendiri karena para penumpang lain di dalam bus tidak membantu.

"Tidak ada yang membantu di dalam bus. Jadi kami ambil ikat pinggang untuk membela diri (dan memukul para pria itu)."

Namun rekaman video memperlihatkan setidaknya seorang penumpang pria berupaya menarik seorang pria 'penyerang' dari kedua kakak beradik itu.

Ketika kemudian mendorong mereka ke luar dari bus dan Aarti bersama Pooja terus melempari mereka dengan batu.

Kedua kakak beradik itu mendapat banyak dukungan di media sosial dan banyak yang memuji dengan #RohtakBravehearts.