Bunuh diri Robin Williams tidak terkait narkoba

Robin Williams tengah menderita depresi ketika peristiwa terjadi.

Sumber gambar, AP

Keterangan gambar, Robin Williams tengah menderita depresi ketika peristiwa terjadi.

Robin Williams tidak berada dalam pengaruh narkoba atau alkohol ketika dia bunuh diri, otoritas California mengumumkan.

Aktor berusia 63 tahun itu <link type="page"><caption> ditemukan tak bernyawa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/multimedia/2014/08/140812_galeri_robin_williams.shtml" platform="highweb"/></link> di rumahnya pada 11 Agustus dan otoritas langsung menyimpulkan bahwa ini merupakan kasus bunuh diri.

Laporan otopsi dari County Marin yang dirilis Jumat (07/11) Williams meninggal dalam keadaan sesak nafas karena gantung diri.

Williams terkenal dengan perannya dalam film Mrs Doubtfire, Good Morning Vietnam, dan Jumanji, serta meraih Oscar dalam film Good Will Hunting.

Aktor itu terlihat baik-baik saja pada tanggal 10 Agustus, namun ditemukan tewas keesokan harinya.

Robin Williams bersama istrinya Susan Schneider.

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Robin Williams bersama istrinya Susan Schneider.

Pada pagi hari, asisten pribadi Williams khawatir ketika dia tidak menanggapi ketukan pintu, kata pihak berwenang. Asisten kemudian memasuki ruangan dan menemukan Williams telah tiada.

Di masa lalu Williams beberapa kali bercerita - dan bahkan sesekali bercanda - tentang perjuangannya mengatasi kecanduan alkohol dan obat-obatan.

Setelah kematian, terungkap jika bahwa Williams tengah "berjuang melawan depresi berat".

Istrinya Susan Schneider mengatakan dia "benar-benar patah hati" dan meminta privasi untuk keluarga.

"Kami ingin mengenang dia bukan atas kematiannya, tetapi atas tawa dan kebahagiaan yang diberikan kepada jutaan orang," katanya.