Reebok ingin dibeli, saham Adidas naik

Sumber gambar, AFP
Saham Adidas melonjak 6% hari Senin (20/10) setelah sebuah laporan mengatakan sekelompok investor sedang mempertimbangkan untuk membeli Reebok, yang sudah menjadi merek perusahaan Adidas.
The Wall Street Journal mengatakan Jynwel Capital dari Hong Kong dan beberapa kelompok investasi di Abu Dhabi sedang mempertimbangkan menawar Reebok senilai $2.2miliar (sekitar Rp264 miliar).
Berita itu merupakan kabar gembira untuk perusahaan Jerman tersebut yang sahamnya turun sekitar 40% tahun ini.
<link type="page"><caption> Adidas</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2011/11/111107_adidashacker" platform="highweb"/></link> membeli merek Amerika Serikat Reebok pada tahun 2006, tetapi kesulitan untuk meningkatkan penjualan.
Akuisisi Reebok tersebut diharapkan membantu Adidas menghadapi <link type="page"><caption> Nike</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/06/120621_twitterad" platform="highweb"/></link> dan meningkatkan citra merek Jerman itu.
Namun meski pembelian Reebok awalnya sukses, dalam beberapa tahun terakhir pangsa pasarnya menurun.
Keadaan memburuk setelah Reebok gagal mendapatkan kontrak untuk mensponsori Liga Nasional Sepakbola Amerika Serikat.
Awal bulan ini, Adidas mengumumkan rencana untuk mengembalikan sebanyak 1,5 miliar euro (Rp23 miliar) kepada pemegang saham dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.









