Justin Bieber akan ikut kursus penanganan kemarahan

bieber

Sumber gambar, ap

Keterangan gambar, Bieber diperkirakan akan menyumbang Rp583 juta kepada organisasi kemanusiaan.

Justin Bieber akan mengaku bersalah mengemudi kendaraan dengan ceroboh dan menolak penahanan dan sepakat ikut serta kursus penanganan kemarahan.

Kantor berita Associated Press mengatakan dia akan mengaku bersalah pada sidang hari Rabu (13 Agustus) setelah penahanan di Florida pada bulan Januari.

Polisi mengatakan dia terlibat balap mobil ilegal dengan penyanyi Khalil Amir Sharieff.

Mereka ditangkap tanggal 23 Januari di Pantai Miami tetapi mereka tidak dituduh melakukan balap ilegal.

Tidak terdapat cukup bukti mereka melanggar batas kecepatan.

Sekarang, sumber-sumber Associated Press menyebutkan bahwa <link type="page"><caption> Bieber</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/07/140710_hiburan_justin_bieber.shtml" platform="highweb"/></link> akan mengakui mengendarai dengan cereboh.

Sumber ini adalah dua orang yang terlibat langsung dalam kasus dan mereka menyatakan Bieber juga akan mengaku bersalah menolak ditahan tanpa kekerasan, bukannya dakwaan sebelumnya menjalankan mobil dalam keadaan tidak sadar.

Mereka mengatakan penyanyi asal Kanada ini akan mengikuti kursus menangani kemarahan, memberikan sumbangan US$50.000 atau Rp583 juta kepada organisasi kemanusiaan dan membayar denda pengadilan.

Kesepakatan ini tidak akan membuat Bieber dipenjara.