Pemeriksaan kematian Peaches Geldof

Sumber gambar, AFP
Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian penyiar TV Inggris dan putri dari Bob Geldof, Peaches Geldof.
Penyelidikan sebelumnya menyebutkan heroin "tampaknya" menjadi penyebab kematiannya.
Hasil pemeriksaan toksikologi menunjukkan adanya kandungan narkoba dalam jaringan tubuh Geldof, yang meninggal secara mendadak dalam usia 25 tahun, pada April lalu.
Ibu Peaches, mendiang Paula Yates, meninggal akibat overdosis heroin pada usia 41 tahun.
Peaches Geldof, yang berusia 11 tahun ketika ibunya wafat, meninggalkan dua anak laki-laki dan seorang suami.
"Tak dapat dijelaskan"
Musisi Tom Cohen, yang menikahi Peaches pada 2012 lalu, menemukan jenazah istrinya di rumah mereka di Wrotham di Kent, setelah sebelumnya tak berhasil mengontak Geldof.

Sumber gambar, Reuters
Penyanyi itu berada pergi untuk menghabiskan akhir pekan bersama anak sulung mereka Astala, dan meninggalkan istrinya di rumah dengan anak kedua mereka Phaedra yang berusia 11 bulan.
Dia disebutkan meninggal di lokasi kejadian.
Saat itu, polisi mengatakan kematiannya "mendadak dan tak dapat dijelaskan".
Detektif Paul Fotheringham, menjelaskan dalam sidang di Gravesend: "Penggunaan heroin tampaknya berperan dalam kematiannya."
Keluarga dan rekannya menyebutkan dia bersikap normal sepanjang akhir pekan, dan tingkah laku Peaches juga tidak ada yang aneh.
Pemeriksaan <link type="page"><caption> awal post-mortem Peaches Geldof tidak meyakinkan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/04/140410_hiburan_peaches_geldof.shtml" platform="highweb"/></link>, maka dilakukan pemeriksaan toksikologi.
Ayahnya, Bob Geldof mengatakan mereka sangat terpukul dan terluka dengan kematian Peaches.

Sumber gambar, twitter
"Dari semua anggota keluarga kami, ia yang paling liar, paling lucu, paling pintar, dan yang paling gila," kata sang ayah.
Sebelum kematiannya, Peaches Geldof mengunggah foto masa kecilnya dengan ibunya di Twitter dan menulis "Saya dan ibu saya."









