Kepala sekolah Inggris khawatir gangguan kecemasan pada siswa

Empat dari lima kepala sekolah di Inggris prihatin siswa di sekolah mereka akan menderita gangguan kecemasan, ungkap sebuah survei.
Sebuah jajak pendapat yang melibatkan lebih dari 1.000 kepala sekolah menemukan 64% menganggap <link type="page"><caption> depresi siswa</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/06/140617_pendidikan_siswa_salahlabel.shtml" platform="highweb"/></link> sebagai suatu yang memprihatinkan.
Secara keseluruhan, 80% kepala sekolah menengah menyatakan prihatin akan siswa yang menyakiti diri sendiri.
Survei dengan 1.131 kepala sekolah ini juga menemukan:
- 41% menyatakan prihatin akan gangguan makan di kalangan siswa di sekolah mereka (32% di sekolah dasar dan 55% di sekolah menengah)
- 51% menyatakan prihatin akan kecenderungan menyakiti diri di kalangan siswa di sekolah mereka (33% di sekolah dasar dan 80% di sekolah menengah)
Amy Cook, peneliti senior mengenai kesejahteraan murid mengatakan: "Kemampuan kita untuk menerima informasi baru secara signifikan dipengaruhi oleh kesehatan mental kita, oleh karena itu, ini bukan masalah yang dapat diabaikan para guru.
"Angka-angka ini memperlihatkan keterbatasan yang ada saat ini pada sistem kesehatan mental dan tekanan yang dirasakan oleh staf sekolah, di mana banyak di antara mereka tidak memiliki sarana atau pelatihan yang tepat untuk mengatasi masalah ini," ungkap Cook.





