Kalkulasi dampak kekalahan di Piala Dunia

inggris

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Balotelli menyerang gawang Inggris dan juga bursa saham?

Piala Dunia tidak hanya menarik bagi sepak bola dan penggemarnya, tapi menurut seorang profesor keuangan hasilnya bisa memiliki dampak yang lebih luas.

Alex Edmans, dari London Business School, mengatakan emosi seputar kekalahan Inggris bisa memukul bursa saham.

Ia mengatakan efek itu telah terlihat di Piala Dunia ketika <link type="page"><caption> Inggris kalah dari Italia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/06/140620_wc2014_hodgson_tidakmundur.shtml" platform="highweb"/></link> dan ketika Spanyol kalah dari Belanda.

"Penelitian kami menunjukkan pasar terdampak oleh psikologi dan emosi dan bukan hal-hal yang fundamental," kata dia.

Edmans dan koleganya Diego Garcia dan Oyvind Norli melihat 2.600 pertandingan olahraga, 1.100 pertandingan sepak bola dan 1.500 lomba olahraga lainnya, dibandingkan dengan pergerakan bursa di 39 negara.

Edmans mengatakan dampak dari kemenangan tidak memiliki efek kuat atau positif seperti efek negatif dari kekalahan.

"Tidak ada pergerakan khusus jika kemenangan terjadi," kata dia. "Penggemar olahraga selalu yakin dengan tim mereka, jadi kalau menang tidak ada kejutan lagi."

iker

Sumber gambar, Getty

Keterangan gambar, Iker Casillas meratapi kekalahan Spanyol dari Belanda

Pada hari Senin menyusul kekalahan Inggris dari Italia, pasar bursa Inggris jatuh 0,34%, ketika pasar dunia landai.

Dan Edmans mengatakan bahwa ketika <link type="page"><caption> Spanyol kalah 5-1 dari Belanda</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2014/06/140619_wc2014spanyol_akhirdominasi.shtml" platform="highweb"/></link>, pasar saham Spanyol jatuh 1% di hari berikutnya ketika bursa dunia lagi-lagi landai.

"Orang bertanya kepada kami kenapa kami mempelajari hubungan antara olahraga dan pasar saham," kata Edmans.

"Pertanyaan seriusnya adalah apakah pasar saham terpengaruh hal-hal fundamental seperti dividen, pengangguran atau faktor emosi dan psikologi?"

"Berdasarkan penelitian kami ternyata pasar benar-benar dipengaruhi oleh psikologi dan emosi," tutupnya.