Pendaki ramai-ramai mundur dari Everest

Pendakian Everest

Sumber gambar, AFP

Keterangan gambar, Salju longsor pada hari Jumat (18/04) menewaskan 16 orang.

Sejumlah pendaki gunung dan pemandu mereka meninggalkan pos di Gunung Everest terkait dengan gangguan pada musim pendakian kali ini.

Perkembangan ini terjadi ketika tim-tim ekspedisi besar membatalkan pendakian setelah salju longsor yang menewaskan 16 pemandu pendaki atau sherpa pekan lalu.

Selain itu situasi di jalur-jalur pendakian juga dinilai masih sangat berbahaya.

Sherpa <link type="page"><caption> meminta kenaikan bayaran</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/04/140422_nepal_sherpa_everest.shtml" platform="highweb"/></link>, kompensasi, dan asuransi.

Meski musim pendakian secara resmi belum dihentikan, sejumlah sherpa mengatakan sangat kecil kemungkinan ada upaya menaklukkan puncak Everest dari jalur pendakian Nepal pada musim pendakian kali ini.

Pemerintah Nepal sudah memperpanjang izin pendakian menjadi lima tahun jika para pendaki gagal mencapai puncak Everest tahun ini.

Wartawan BBC memberitakan lebih 300 pendaki asing berencana menaklukkan Everst tahun ini, namun sebagian pendaki kini memilih untuk mundur setelah terjadi salju longsor.

Longsor pada hari Jumat (18/04) terjadi di ketinggian 5.800 meter dan diperkirakan sebagai <link type="page"><caption> kecelakaan tunggal paling mematikan</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/04/140418_longsor_everest.shtml" platform="highweb"/></link> dalam sejarah pendakian modern.