AS 'harus kontrol' kebebasan internet

clinton

Sumber gambar, reuters

Keterangan gambar, Bill Clinton mengklaim banyak pemerintah ingin mengawasi internet.

Mantan presiden Amerika Serikat, Bill Clinton, mengatakan kebebasan internet akan memburuk jika negaranya tidak lagi menjalankan peran sebagai pengawas jaringan dunia.

Banyak pemerintah berkeinginan membantu mengontrol internet, tetapi mereka hanya bermaksud membungkam, katanya dalam sebuah perdebatan yang disponsori yayasannya Inisiatif Dunia Clinton.

Dia menambahkan semakin terungkapnya kegiatan mata-mata Badan Keamanan Nasional Amerika meningkatkan desakan AS berhenti menjadi pengawas internet.

Tetapi Amerika sejak lama ingin agar <link type="page"><caption> internet tetap "bebas dan terbuka"</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2014/03/140307_pendidikan_internet.shtml" platform="highweb"/></link>, tempat di mana masyarakat dapat secara terbuka mengecam wakil rakyat dan kepala pemerintahan.

"Internet berkembang dalam kebebasan," kata Clinton.

Ketua Yayasan Wikimedia Jimmy Wales juga menyatakan "kekhawatirannya" jika AS tidak mengatur lagi mengatur internet.

Wales yang secara teratur menghadiri pembicaraan tentang bagaimana membuat internet lebih peka terhadap "kebudayaan setempat" mengatakan sensitivitas sama dengan penyensoran.

Ia juga mengatakan mengakhiri keterlibatan AS akan mempersulit keadaan.

Pertengahan bulan Maret pemerintah Amerika menyatakan maksud untuk menyerahkan pengawasan kebijakan internet kepada sebuah kelompok internasional.

Kelompok yang beranggotakan beragam grup tersebut akan dikoordinasikan Icann, badan yang didirikan AS tahun 1998 untuk menangani sistem penamaan internet.