Masakan Jepang warisan budaya tak benda

Masakan Jepang
Keterangan gambar, Masakan Jepang ini merupakan tradisi yang telah dilakukan berabad-abad.

Organisasi budaya PBB, UNESCO, menambah masakan tradisional Jepang sebagai warisan budaya tak benda dalam pertemuan di Azerbaijan.

Masakan Jepang yang disebut washoku telah diterapkan sebagai tradisi selama berabad-abad dan merupakan masakan kedua yang ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya Rabu (04/12).

Jepang berharap dengan penetapan masakan tradisional sebagai warisan budaya tak benda akan meningkatkan upaya untuk menyelamatkan washoku di dalam negeri.

Dua tahun lalu, UNESCO menetapkan masakan Prancis dengan penyajian unik yang ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda.

Sejumlah pihak khawatir banyak warga Jepang yang beralih dari masakan tradisional dan lebih banyak mengkonsumsi makanan cepat saji serta masakan Barat.

Rendah kalori

Masanori Aoyagi, komisaris badan budaya Jepang mengatakan kepada komite UNESCO bahwa washoku memiliki kalori rendah dan sehat serta memberikan nuansa kebersamaan.

Tradisi lain yang ditetapkan dalam 14 budaya tak benda baru dalam daftar UNESCO termasuk penghitungan dengan menggunakan abaskus di Cina serta ritual agama di maoseleum Sidi Abd el-Qader Ben Mohammed di Aljasair.

Masakan Jepang
Keterangan gambar, Pengamat khawatir budaya masakan Jepang tersingkir akibat maraknya makanan cepat saji.

Daftar warisan budaya tak benda ini dibentuk tahun 2008 dan sejauh ini terdiri dari sekitar 100 tradisi dari seluruh dunia.

<link type="page"><caption> Tari Saman Gayo dari Provinsi Aceh</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2011/11/111124_samanunesco.shtml" platform="highweb"/></link> juga ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya tak benda dua tahun lalu.

Daftar ini ditujukan utnuk menunjukkan keragaman warisan budaya dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mempertahankan budaya itu, kata UNESCO.