Bos Bolshoi bersaksi di sidang serangan air keras

Direktur artistik kelompok balet Rusia Bolshoi memberikan kesaksian dalam sidang penari yang didakwa memerintahkan serangan air keras kepadanya.
<link type="page"><caption> Sergei Filin</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/01/130118_seni_tari_balet_bolshoi_rusia.shtml" platform="highweb"/></link>, yang hampir kehilangan penglihatan akibat serangan air keras Januari lalu, berdiri di ruang sidang hari ini (06/11) di Moskow dengan terdakwa Pavel Dmitrichenko.
Dalam kesaksiannya Filin menepis tudingan bahwa ia lebih mengutamakan penari-penari perempuan yang menjalin "hubungan intim" dengannya. Ia juga menegaskan tidak bisa melupakan apa yang dialaminya.
"Saya tidak memaafkan siapa pun atas kejadian itu," kata Filin seperti dikutip kantor berita AFP.
Direktur artistik Sergei Filin, 43, membantah ia mempunyai masalah dengan Pavel Dmitrichenko. Namun demikian ia mengaku telah mendapat peringatan sebelum serangan bahwa penari muda itu mengumpulkan informasi untum merusak reputasi Filin.
Persaingan
Pavel Dmitrichenko, menurut Filin, adalah sosok muda yang emosional.
Wartawan BBC di Moskow Steven Rosenberg melaporkan dalam sidang ini Filin menceritakan kejadian yang dialami.

Ketika pelaku menyiramkan air keras ke wajah Filin, pelaku mengatakan, "Inilah salam untuk Anda."
Dmitrichenko membantah dakwaan bahwa ia mengatur serangan. Serangan air keras yang dialami direktur artistik mengungkap persaingan sengit di kelompok balet Bolshoi yang tersohor itu.
Jaksa penuntut mengatakan penari berusia 29 tahun itu berkolusi dengan mantan narapidana Yuri Zarutsky.
Zarutsky mengaku menyiramkan air keras di luar rumah Filin tetapi ia menegaskan bertindak sendiri.
Terdakwa ketiga, Andrei Lipatov, yang dituduh mengemudikan mobil untuk membawa pelaku, mengatakan tidak bersalah.









