Twitter targetkan kenaikan harga saham

twitter
Keterangan gambar, Twitter melepas 13% sahamnya ke publik November ini.

Twitter memperkiraan harga sahamnya pada penawaran perdana akan naik 25% dari target yang telah ditetapkan.

Perusahaan ini mengatakan harga sahamnya kini ditargetkan dijual di kisaran US$23-25 per lembar. Harga tersebut lebih tinggi dari <link type="page"><caption> target yang</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/10/131025_bisnis_twitter.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> ditetapkan sebelumnya yaitu sebesar US$17-20.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/10/131025_bisnis_twitter.shtml" platform="highweb"/></link>

Permintaan untuk saham Twitter begitu banyak sehingga perusahaan ini harus mengakhiri penawarannya sehari lebih cepat dari yang dijadwalkan.

Perusahaan yang berusia tujuh tahun ini diperkirakan akan bernilai mencapai US$13,6 miliar. Meski demikian, perusahaan yang saat ini memiliki 218 juta pengguna bulanan ini belum menghasilkan keuntungan.

Dalam enam bulan pertama tahun 2013 Twitter merugi dengan nilai sebesar US$69 juta dengan pendapatan sekitar US$254 juta.

Twitter kemudian berrencana menjual 70 juta lembar saham yang diperkirakan akan meningkatkan nilai hingga US$2 miliar.

Diperkirakan masih banyak permintaan untuk pembelian saham ini karena singkatnya waktu penawaran awal dan analis memperkirakan harga saham akan naik setelah mereka mulai diperdagangkan di bursa saham akhir pekan ini.

Belajar dari pengalaman Facebook di tahun 2012, <link type="page"><caption> Twitter sangat mengantisipasi jatuhnya nilai saham dalam penawaran perdana mereka.</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/10/131028_bisnis_twitter.shtml" platform="highweb"/></link>

Harga akhir penawaran umum perdana Twitter akan ditetapkan pada Rabu (06/11) besok, dengan debut penjualan saham di bursa saham New York (New York Stock Exchange) pada Kamis (07/11) mendatang.

Pada umumnya, perusahaan teknologi menjual saham mereka di Nasdaq, tetapi Twitter memilih NYSE setelah perdagangan saham Facebook bermasalah karena banyaknya permintaan.

Seperti diketahui sebelumnya, pada Mei perdagangan perdana saham Facebook di Nasdaq sempat terganggu karena masalah teknis.