Ekonomi Cina menggeliat lagi

Manufaktur Cina kembali menggeliat di bulan September sebagai tanda pembalikan ekonomi negara tersebut, demikian survei awal yang dilakukan HSBC.
Dalam Indeks Manajer Pembelian (PMI) yang dikeluarkan HSBC disebutkan satu ukuran yakni pada sektor kesehatan, meningkat menjadi 51,2 dari sebelumnya 50,1 di bulan Agustus.
Angka di atas 50 tersebut menunjukkan adanya <link type="page"><caption> ekspansi</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/09/130909_cina_ekspornaik.shtml" platform="highweb"/></link>. Ini merupakan bulan kedua secara berturut dalam catatan HSBC bahwa Cina mencatat level di atas 50.
Cina saat ini tengah berupaya untuk meningkatkan kinerja ekonomi mereka setelah mengalami pelambatan pertumbuhan dalam beberapa bulan terakhir.
Sejumlah kebijakan yang dikeluarkan diantaranya adalah menangguhkan pajak pertambahan nilai bagi bisnis kecil, guna mendorong konsumsi domestik.
Kepala ekonom Cina di HSBC Hongbin Qu, mengatakan kebijakan itu berhasil memicu peningkatan permintaan dan sepertinya akan membantu mendorong aktivitas manufaktur dalam beberapa bulan ke depan.
"Kami memperkirakan akan ada pemulihan yang berkelanjutan di saat kebijakan penyaringan yang baik bisa mengatrol permintaan domestik,"katanya.
Data yang dikeluarkan dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan bahwa hasil pabrik, ekspor, penjual ritel dan investasi aset semuanya meningkat di bulan Agustus.









