Galeri nasional pamerkan potret Malala

Lukisan potret aktivis pendidikan perempuan, Malala Yousafzai, akan dipajang dalam pameran di National Portrait Gallery di London, salah satu galeri penting di Inggris.
Dengan tinggi satu meter, lukisan itu menjadi bagian dari pameran pelukis Jonathan Yeo dan kelak akan dijual untuk menggalang dana bagi yayasan yang didirikannya untuk memperjuangkan pendidikan perempuan.
Malala, yang ditembak oleh militan Taliban, di kampung halamannya di kawasan Pakistan yang dekat dengan perbatasan Afghanistan, kini tinggal di Birmingham.
<link type="page"><caption> Taliban menjadikan anak perempuan berusia</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/10/121009_pegiat_remaja_pakistan.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> 16 tahun itu sebagai sasaran</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2012/10/121009_pegiat_remaja_pakistan.shtml" platform="highweb"/></link> karena mereka menentang perjuangan Malala untuk memberikan pendidikan bagi anak perempuan.
"Saya merasa terhormat dengan rencana National Portrait Gallery untuk memamerkan lukisan saya dan tersentuh dengan permintaan Jonathan untuk melukis saya," tuturnya kepada kantor berita PA.
"Saya kira dia benar-benar mendapatkan saya dalam lukisan itu."
Malala juga mengucapkan terima kasih kepada Jonathan Yeo yang bersedia menyumbangkan lukisan itu kepada Yayasan Malala.
Masih remaja
Bagi Yeo, bekerja sama dengan Malala dan keluarganya dianggapnya sebagai sebuah hal yang istimewa.
"Mengingat betapa banyak yang sudah dilaluinya dan bahwa dia mewakili dunia, perlu waktu lama untuk menyadari bahwa dia merupakan seorang remaja."
"Semoga lukisannya mencerminkan paradoks yang mencerminkan seorang yang kuat dan bijak namun pada saat bersamaan masih muda dan rentan," tambah Yeo.
Awal tahun ini, Malala menandatangani kontrak penulisan buku <link type="page"><caption> tentang </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/03/130328_malala_buku.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> kisah hidupnya dengan judul <italic>I am Malala</italic> yang dilaporkan bernilai US$3</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/03/130328_malala_buku.shtml" platform="highweb"/></link><link type="page"><caption> juta. </caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2013/03/130328_malala_buku.shtml" platform="highweb"/></link>
Pameran di pusat kota London itu akan dibuka Rabu 11 September hingga 5 Januari 2014.
Selain lukisan potret Malala, yang juga akan dipajang adalah raja media Rupert Murdoch.









