Korea Utara minta warga asing tinggalkan Korea Selatan

Korea Utara memperingatkan warga asing di Korea Selatan untuk menyelamatkan diri jika perang terjadi.
Peringatan ini datang di tengah kekhawatiran bahwa Utara akan melakukan uji coba peluru kendali.
Peringatan dari Komite Perdamaian Asia-Pasifik Pyongyang itu mengatakan bahwa, "Semenanjung Korea mendekati perang thermo-nuklir.
"Jika perang terjadi, kami tidak ingin warga negara asing di Korea Selatan terluka."
Pyongyang telah mengeluarkan sejumlah ancaman terhadap pangkalan-pangkalan Korea Selatan, Jepang dan AS di kawasan itu.
Jepang siaga
Jepang telah mengerahkan baterai anti rudal di tiga lokasi di Tokyo untuk melindungi 30 juta warga ibukota.
Sistem anti peluru kendali Patriot buatan AS telah dikerahkan di kementerian pertahanan dan dua lagi di pangkalan militer lainnya.
"Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk melindungi jiwa warga dan menjamin keamanan mereka," kata Perdana Menteri Shinzo Abe.
Pada akhir pekan, Jepang mengirim dua kapal perang modern ke Laut Jepang dengan perintah untuk menembak peluru kendali yang ditembakkan oleh Korea Utara ke arah kepulauan Jepang.
Laporan intelijen juga mengindikasikan bahwa Korea Utara telah memindahkan dua peluru kendali jarak sedang ke pantai timurnya beberapa hari lalu.
Koresponden BBC Tokyo Rupert Wingfield-Hayes mengatakan tidak ada seorang pun di Jepang yang berpikir bahwa Pyongyang benar-benar akan menyerang.
Tetapi Korea Utara kemungkinan akan menembakkan rudal ke atas wilayah Jepang tepat di Lautan Pasifik. Jika itu terjadi, Tokyo menegaskan akan menembak jatuh peluru kendali tersebut.
Ini bukan pertama kalinya Jepang melakukan hal itu.









