Murid laki-laki dan peremuan di Gaza dipisah

Kelompok Hamas yang memerintah di Gaza, Palestina, mengesahkan undang-undang yang mewajibkan pemisahan antara murid laki-laki dan perempuan sejak usia sembilan tahun.
Ini untuk pertama kalinya murid laki-laki dan perempuan di berbagai sekolah dasar di Gaza dipisahkan.
Undang-undang ini menurut rencana akan mulai berlaku bulan depan.
Seorang pejabat Hamas mengatakan undang-undang ini disusun untuk melindungi identitas Islam rakyat Palestina.
Namun pihak-pihak yang tidak setuju mengatakan undang-undang tersebut bisa merusak sistem pendidikan.
Pengesahan undang-undang tentang pemisahan murid laki-laki dan perempuan dilakukan sebulan setelah <link type="page"><caption> PBB membatalkan lomba maraton</caption><url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/olahraga/2013/03/130305_maraton_gaza.shtml" platform="highweb"/></link> di Gaza yang tadinya ditujukan untuk membantu anak-anak.
PBB mengatakan maraton terpaksa dibatalkan karena Hamas melarang partisipasi para pelari perempuan.
Hamas mengatakan pihaknya tidak bisa mengizinkan atlet pria dan wanita bercampur di satu tempat yang sama.









