Promotor Lady Gaga menuntut asuransi

Penggemar Lady Gaga di Jakarta
Keterangan gambar, Penggemar Lady Gaga menentang pembatalan konser di Jakarta.

Promotor konser Lady Gaga menuntut pihak asuransi berkaitan dengan gagalnya konser di Indonesia karena 'ancaman teroris'.

Live Nation menuding perusahaan asuransi Beazley Syndicate 623 tidak bersedia mendukung jaminan atas konser itu.

<link type="page"> <caption> Konser Lady Gaga yang rencananya digelar</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2012/05/120527_gagagagal.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> 3 Juni tahun lalu di Jakarta itu batal</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2012/05/120527_gagagagal.shtml" platform="highweb"/> </link> karena polisi tidak memberikan izin setelah munculnya ancaman kekerasan dari Fron Pembela Islam (FPI) jika konser tetap berlangsung.

FPI menentang konser karena kemungkinan Lady Gaga akan tampil di atas pentas dengan mengenakan celana dalam dan berbaju minim, seperti yang sering ia lakukan.

Namun kubu promotor berpendapat Beazley Syndicate 623 tidak memenuhi asuransi berkaitan dengan terorisme dan 'bertindak tercela'.

Lady Gaga
Keterangan gambar, Konser di Korsel dan Filipina tetap berjalan walau mendapat protes juga.

Berdasarkan dokumen hukum yang diajukan di California, Amerika Serikat, alasan pembatalan konser waktu itu adalah untuk 'mencegah cedera manusia dan kerusakan barang serta melindungi jiwa dan keamanan Lady Gaga serta semua anggota Tur Born This Way maupun masyarakat umum.'

Berlangsung di Korsel dan Filipina

Setelah pembatalan, Live Nation berupaya mengklaim asuransi terorisme karena mereka membayar premi untuk itu.

Klaim ditolak oleh perusahaan asuransi dengan pertimbangan bahwa bahasa yang dipakai dan kondisinya tidak masuk dalam cakupan terorisme.

Kini melalui gugatan hukum, Live Nation mengharapkan ganti rugi sebesar US$75,000 atau sekitar Rp750 juta.

Pembatalan konser Lady Gaga menyebabkan pihak promotor harus mengembalikan lebih dari 50.000 lembar tiket yang habis terjual.

Sebelum rencana ke Jakarta, konser Lady Gaga juga <link type="page"> <caption> mendapat </caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/05/120518_gaga_philippines.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> protes keras di Filipina</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/05/120518_gaga_philippines.shtml" platform="highweb"/> </link> dan Korea Selatan namun tetap berlangsung.

<link type="page"> <caption> Pemerintah Korea Selatan</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2012/04/120427_gaga_korea.shtml" platform="highweb"/> </link> memberlakukan pembatasan usia penonton, sementara pemerintah Filipina menjamin keamanan selama konser berlangsung.