Pendidikan Afsel menikmati porsi anggaran terbesar

Siswa sekolah di Johannesburg.
Keterangan gambar, Setiap tahun sekitar satu juta anak di Afrika Selatan keluar dari sekolah.

Pemerintah Afrika Selatan menetapkan porsi terbesar untuk pendidikan dalam anggaran belanjanya dibanding dengan sektor-sektor lain.

Saat menyampaikan anggaran di parlemen, Menteri Keuangan, Pravin Gordhan, mengungkapkan anggaran pendidikan untuk setahun mendatang hampir mencapai 1 tiriliun rand atau sekitar US$110 miliar.

Dia menambahkan anggaran akan digunakan untuk mengatasi putus sekolah dengan perkiraan setiap tahunnya sekitar satu juta anak keluar dari sekolah karena harus bekerja.

Wartawan BBC di Johannesburg, Milton Nkosi, melaporkan pemerintah juga mengusulkan kepada parlemen agar diterapkan keringanan pajak bagi perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan kaum muda.

Untuk menciptakan lapangan kerja, pemerintah akan melakukan investasi dengan nilai US$94 miliar dalam bentuk pembangunan maupun perbaikan prasarana selama tiga tahun mendatang.

Kelompok bawah

Walau Afrika Selatan menikmati pertumbuhan ekonomi, yang diperkirakan Gordhan mencapai 2,7% sepanjang tahun keuangan 2013-2014, <link type="page"> <caption> pendidikan</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/topik/pendidikan/" platform="highweb"/> </link> di negara itu termasuk dalam kelompok bawah.

Dari 114 negara dalam laporan Forum Ekonomi Dunia 2012, Afrika Selatan berada pada peringkat 132 jika dilihat dari kualitas pengajarannya.

Pekan pertama Februari Menteri Pendidikan Dasar, Angie Motshekga, mengumumkan penerapan sistem <link type="page"> <caption> jam biometrik untuk mencegah</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/02/130211_pendidikan_afsel.shtml" platform="highweb"/> </link> <link type="page"> <caption> para guru bolos dari sekolah.</caption> <url href="http://www.bbc.co.uk/indonesia/majalah/2013/02/130211_pendidikan_afsel.shtml" platform="highweb"/> </link>

Langkah itu diambil setelah pengamatan para politikus menemukan bahwa selama satu hari di 451 sekolah, tercatat sampai sekitar 1.000 guru yang absen.

Motshekga juga meminta agar para orang tua maupun kepala sekolah memantau pengajaran untuk membantu peningkatan kualitas pendidikan di negara itu.