Pelajaran jasmani dan olahraga 'kurang berat'

Para pengawas pendidikan mengatakan pelajaran jasmani dan olahraga di banyak sekolah Inggris kurang mencakup kegiatan yang berat.
Tim pengawas dari Badan Standar Pendidikan (OFSTED) menemukan guru olahraga cenderung lebih banyak berbicara dan seringkali tidak mendapat bekal pelatihan memadai.
Laporan hasil penyelidikan juga menyebutkan hanya sedikit sekolah yang mengadakan olahraga kompetitif di tingkat tinggi.
Temuan tersebut disusun berdasarkan penyelidikan di 120 sekolah dasar dan 110 sekolah menengah selama periode empat tahun.
Secara keseluruhan tim menemukan pendidikan jasmani dan olahraga memadai di sepertiga sekolah dasar dan seperempat sekolah menengah yang mereka kunjungi.
Hal itu menunjukkan peningkatan dibandingkan survei tahun 2008.
Profesor Kathleen Armour dari Jurusan Ilmu Olahraga dan Kebugaran di Universitas Birmingham mengatakan peningkatan kualitas pendidikan olahraga penting dilakukan.
"Pengawas pemerintah telah mengatakan hal ini selama lebih dari 30 tahun. Jadi sekarang kita tahu ada masalah dan masalahnya adalah kita tidak menyadari betapa penting pelajaran olahraga," kata Profesor Kathleen.
Badan Standar Pendidikan Inggris sekarang berencana mengadakan survei baru untuk memeriksa sekolah-sekolah, baik sekolah negeri maupun swasta, yang berhasil menyelenggarakan pendidikan olahraga.









