Uni Afrika mendirikan universitas

Sumber gambar, africa union
Organisasi negara-negara Afrika, Uni Afrika, mendirikan perguruan tinggi bersama yang diberi nama Universitas Pan-Afrika.
Ketua Komisi Uni Afrika Jean Ping menjelaskan lembaga pendidikan ini ditujukan untuk meningkatkan peringkat universitas-universitas Afrika dan mencegah keluarnya lulusan terbaik Afrika ke kawasan lain.
"Jumlah staf akademik yang berkualitas di Afrika kurang memadai. Ini membuat kami tidak kompetitif," kata Ping, dalam acara peluncuran di Addis Ababa, Ethiopia, hari Rabu (14/12).
"Hanya empat universitas Afrika yang masuk dalam peringkat 500 perguruan tinggi terbaik di dunia," tambah Ping.
Ia mengatakan jumlah penduduk Afrika yang bisa masuk ke perguruan tinggi hanya 6% sementara untuk kawasan-kawasan lain di dunia rata-rata mencapai 30%.
"Ini kenyataan yang mengecewakan karena ada hubungan erat antara tingkat pendidikan dan kemajuan sosial ekonomi," tegas Ping.
Universitas Pan-Afrika untuk sementara memiliki tiga fakultas, humaniora dan ilmu-ilmu sosial di Soa, Kamerun; sains dan teknologi di Juja, Kenya, dan kesehatan di Ibadan, Nigeria.
Fakultas di Nigeria juga akan membuka jurusan pertanian.
Menurut rencana Universitas Pan-Afrika akan memiliki lima fakultas.
Uni Afrika bekerja sama dengan Jerman, Belgia, Swedia, Uni Eropa, dan India dalam menjalankan perguruan tinggi ini.









