Roman Polanski raih penghargaan

Sutradara film kawakan Roman Polanski menerima penghargaan prestasi seumur hidup dari Festival Film Zurich, dua tahun setelah dia ditangkap terkait kasus kejahatan seksual.
Menerima sambutan tepuk tangan dari ratusan penonton, Polanski dalam pidatonya kemudian berkata: "Apa yang bisa saya katakan? Lebih baik terlambat daripada tidak pernah sama-sekali?"
Dalam bagian lain pidatonya, sutradara keturunan Yahudi ini kemudian menggambarkan kondisinya selama ditahan.
"Itu adalah bagian dari hidup saya, tetapi saya lebih suka melupakan," ungkap Polanski, 78 tahun.
"Karena saya tahu bahwa itu bukan hanya merupakan pukulan bagi saya, keluarga saya, tetapi juga untuk festival film itu sendiri. "
Polanski ditangkap tahun 2009 lalu, ketika hendak menerima penghargaan dari Festival Film Zurich.
Mulai saat itu dia dikenai tahanan sebelum diubah menjadi tahanan rumah.
Dua tahun lalu, sutradara film kolosal The Pianist (2002) ini ditahan kepolisian Swiss, karena dianggap melakukan hubungan seks dengan gadis berumur 13 tahun.
Kejadiannya sendiri terjadi tahun 1977 lalu di Amerika Serikat.
Mengaku bersalah
Setahun berikutnya, Polanski mengaku bersalah atas tuduhan itu, namun dia memilih meninggalkan AS, dan tidak pernah kembali ke negara itu.
Sejak saat itulah, otoritas penegak hukum Amerika Serikat 'memburu' lelaki kelahiran 1933 ini, dan sutradara film The Ghost Writer (2010) ini selalu lolos.
Tetapi dua tahun lalu nasib baik tidak berada di pihaknya, ketika sutradara peraih berbagai penghargaan ini mendarat di bandar udara Zurich, untuk menghadiri Festival Film Zurich.
Pihak berwenang Swiss tiba-tiba menangkapnya, berdasarkan surat perintah dari otoritas hukum AS.
Penahanan Polanski ini kemudian menimbulkan polemik, meskipun Swiss saat itu menolak tuntutan AS untuk mengekstradisi sang sutradara.









